MAKALAH
Komunikasi
Dalam Akses Basis Data

Disusun Oleh
: Syarif
Yogi
SMK
SENTOSA
Jl.Raya
Garut Tasik, Km. 07 Cilawu – Garut 44181
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa penulis dapat menyelesaikan tugas pembuatan makalah yang berjudul “Komunikasi Dalam Akses Basis Data” dengan lancar.
Dalam pembuatan makalah ini, penulis mendapat bantuan dari berbagai pihak, maka pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : Drs. Yusup Hermawan Kepala SMK SENTOSA, yang telah memberikan kesempatan dan memberi fasilitas sehingga makalah ini dapat selesai dengan lancar. Bapak Agus Wahyudin, Sebagai pembimbing yang telah banyak membantu sehingga pembuatan makalah ini dapat berjalan lancar. Ibu dan Bapak dirumah yang telah memberikan bantuan materil maupun do’anya, sehingga pembuatan makalah ini dapat terselesaikan. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang membantu pembuatan makalah ini.
Akhir kata semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan penulis pada khususnya, penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih jauh dari sempurna untuk itu penulis menerima saran dan kritik yang bersifat membangun demi perbaikan kearah kesempurnaan. Akhir kata penulis sampaikan terimakasih.
Garut 19-09-2014
Penulis
Daftar
isi
1.
Kata Pengantar……………………………….. 01
2.
Daftar isi………………………………...…… 02
3.
Pengertian Basis Data………………………... 03
4.
Sejarah Basis Data………………………….... 05
5.
Sistem Basis Data……………………………. 07
6.
Jaringan Dan Sistem Komunikasi Data……... 11
7.
Akses Basis Data…………………………….. 14
8.
Contoh Kegunaan Basis Data………………... 20
9.
Penutup………………………………………. 24
Pengertian Basis Data
Basis Data Menurut Beberapa Pakar
Menurut “Stephens dan
Plew (2000), adalah mekanisme yang digunakan untuk menyimpan informasi atau
data. Informasi adalah sesuatu yang kita gunakan sehari-hari untuk berbagai
alasan. Dengan basisdata, pengguna dapat menyimpan data secara terorganisasi.
Setelah data disimpan, informasi harus mudah diambil. Kriteria dapat digunakan
untuk mengambil informasi. Cara data disimpan dalam basisdata menentukan
seberapa mudah mencari informasi berdasarkan banyak kriteria. Data pun harus
mudah ditambahkan kedalam basisdata, dimodifikasi, dan dihapus”.
Menurut “Siberschatz, dkk.; (2002) mendefinisikan
basisdata sebagai kumpulan data berisi informasi yang sesuai untuk sebuah
perusahaan. System manajemen basisdata (DBMS) adalah kumpulan data yang saling
berhubungan dan kumpulan program untuk mengakses data. Tujuan utama system
manajemen basisdata adalah menyediakan cara menyimpan dan mengambil informasi
basisdata secara mudah dan efisien”.
Menurut “Ramakrishnan dan Gehrke (2003) basisdata
sebagai kumpulan data, umumnya mendeskripsikan aktivitas satu organisasi atau
lebih yang berhubungan”. Misalnya, basisdata universitas mungkin berisi
informasi mengenai hal berikutnya :
Entitas seperti mahasiswa, fakultas, mata
kuliah, dan ruang kuliah.
Hubungan antarentitas seperti registrasi mahasiswa
dalam mata kuliah, fakultas yang mengajarkan mata kuliah, dan penggunaan ruang
untuk kuliah.
Menurut “McLeod, dkk., (2001) basisdata adalah
kumpulan seluruh sumber daya berbasis computer milik organisasi. System
manajemen basisdata adalah aplikasi perangkat lunak yang menyimpan struktur
basisdata, hubungan antardata dalam basisdata, serta sebagai formulir dan
laporan yang berkaitan dengan basisdata. Basisdata yang dikendalikan oleh
system manajemen basisdata adalah satu set catatan data yang berhubungan dan
saling menjelaskan”.
Contoh Basis Data
Basisdata warisan
(legacy database) adalah basis
data yang
sedang digunakan oleh sebuah perusahaan. Istilah warisan menyatakan bahwa
basisdata telah dipakai selama beberapa tahun dan basisdata yang ada tidak
sesuai dengan teknologi masa kini. Ketika sebuah perusahaan telah menentukan
untuk merancang sebuah basisdata, basisdata yang ada dianggap sebagai basisdata
warisan.
Contoh basisdata yang telah kita kenal adalah :
Buku alamat
Buku telepon
Katalog perpustakaan
Toko buku online
Peta jalan
Beberapa basisdata
diatas merupakan basisdata statis, sedangkan yang lainnya dinamis. Sebagai contoh,
peta jalan adalah basisdata statis yang mengandung informasi seperti kota,
arah, jarak, dan sebagainya. Dengan melihat sebuah peta, Anda cepat menemukan
tujuan relative terhadap posisi anda sekarang. Informasi pada peta tidak
berubah dalam waktu lama. Buku telepon pun merupakan basisdata statis karena
informasi didalamnya hanya dicetak setiap tahun. Buku alamat adalah contoh
basisdata dinamis yang banyak digunakan sehari-hari. Buku alamat merupakan
basisdata dinamis karena isinya dapat diubah dengan cepat. Alamat teman baru
dapat ditambahkan dan alamat teman lama dapat dihapus dengan mudah.
Dari definisi di atas
dapat disimpulkan bahwa basis
data adalah
kumpulan informasi yang disusun berdasarkan cara tertentu dan merupakan suatu
kesatuan yang utuh. Dengan sistem tersebut data yang terhimpun dalam suatu
database dapat menghasilkan informasi yang berguna.
Dari definisi ini, terdapat tiga hal yang
berhubungan dengan basis data, yaitu sebagai berikut :
Data itu sendiri yang diorganisasikan dalam bentuk
dalam bntuk basis data (database).
Simpanan permanen (storage) untuk menyimpan basis
data tersebut. Simpanan ini merupakan bagian dari teknologi perangkat keras
yang digunkan di sistem
informasi. Simpanan yang permanen umumnya digunakan
berupa hard disk.
Perangakat lunak untuk
memanipulasi basis datanya. Perangkat lunak ini dapat dibuat sendiri dengan menggunakan
bahasa pemrograman komputer atau dibeli dalam bentuk suatu paket. Banyak paket
perangkat lunak yang disediakan untuk memanipulasi basis data. Perangkat lunak
ini disebut dengan DBMS (Data Base Management System). Contoh DBMS yang
terkenal misalnya dBASE, Fox, Base, Microsoft Access, Oracle dan lain-lain.
DBMS yang popular untuk mengolah basis data sekarang ini adalah RDBMS
(Relational Data Base Management System). RDBMS
menggambarkan field dari data dan bagian baris menunjukkan record dari
data.
Sejarah
Basis Data
Tahun 1960
Dari awal penggunaan
komputer, penyimpanan dan manipulasi data merupakan focus utama aplikasi. Pada
awal tahun 1960, Charles Bachman diperusahaan General Electric mendesain
generasi pertama DBMS yang disebut Penyimpanan Data Terintegrasi (Integrated
Data Store). Dasar untuk model data jaringan
dibentuk lalu distandardisasi oleh Conference on
Data System Language (CODASYL).
Kemudian, Bachman menerima ACM Turing Award (Penghargaan semacam nobel pada
ilmu komputer ) di tahun 1973.
Pada
akhir tahun 1960-an, IBM mengembangkan system manajemen informasi (Information
Manajemen System) DBMS. IMS dibentuk dari representasi data pada kerangka
kerja yang disebut model data hierarki. Dalam waktu yang sama, hasil kerja sama
antara IBM dengan perusahaan penerbangan Amerika mengembangkan system SABRE.
System SABRE memungkinkan user mengakses data yang sama pada jaringan computer.
Tahun 1970
Pada tahun 1970, Edgar
Codd di laboratorium penelitian di San Jose mengusulkan suatu representasi data
baru yang disebut model data relational. Pada tahun 1980, model relasional
menjadi paradigm DBMS paling dominan. Bahasa query SQL
dikembangkan untuk basisdata relasional sebagai bagian proyek Sistem R dari
IBM. SQL di standardisasi di akhir tahun 1980 dan SQL-92 diadopsi oleh American
National Standards Institute (ANSI) dan International Standards Organization
(ISO). Program yang digunakan untuk eksekusi bersamaan dalam basisdata disebut
transaksi. User menulis programnya, dan bertanggung jawab menjalankan program
secara bersamaan terhadap DBMS. Pada tahun 1999, James Gray memenangkan Turing
award untuk kontribusinya pada manajemen transaksi dalam DBMS.
Tahun 1980
Pada akhir tahun 1980 dan
permulaan tahun 1990, banyak bidang system basisdata dikembangkan. Penelitian
dibidang basisdata meliputi bahasa query yang powerful, model data yang lengkap, dan penekanan pada dukungan
analisis data yang kompleks semua bagian organisasi. Beberapa vendor (misalnya
IBM, DB2, Oracle8, dan Informix UDS) memperluas sistemnya dengan kemampuan
menyimpan tipe data baru misalnya image dan text serta kemampuan query yang
kompleks. System khusus dikembangkan banyak vendor untuk membuatdata warehouse dan
mengonsolidasi data beberapa basisdata.
Suatu fenomena menarik adalah munculnya enterprice resource planning (ERP) danmanagement resource planning (MRP), yang menambah lapisan substansial dari fitur
berorientasi aplikasi pada DBMS utama. Paket yang digunakan secara luas
meliputi Baan, Oracle, PeopleSoft, SAP, dan Siebel. Paket tersebut
mengidentifikasi kumpulan tugas umum (misalnya manajemen inventori, perencanaan
sumber daya manusia, dan analisis keuangan) yang dihadapi oleh sejumlah besar
organisasi dan menyediakan lapisan aplikasi umum untuk melaksanakan tugas. Data
disimpan dalam DBMS relasional. Kemudian, lapisan aplikasi dapat disesuaikan
pada perusahaan berbeda sehingga biaya keseluruhan perusahaan menjadi lebih
rendah disbanding biaya pembuatan lapisan aplikasi dari awal. Lebih jauh, DBMS
memasuki dunia internet. Saat generasi pertama, web site menyimpan datanya
secara ekskulisif dalam file system operasi. Pada saat ini, DBMS dapat
digunakan untuk menyimpan data yang dapat diakese melalui web browser. Query
dapat dibuat melalui form web dan format jawabannya dengan menggunakan markup language semisal HTML untuk mempermudah tampilan pada browser. Semua
vendor basisdata menambah fitur ini untuk DBMS mereka.
Manajemen basisdata mempertimbangkan
pentingnya suatu data bersifat online dan dapat diakses melalui jaringan
computer. Saat ini, bidang seperti ini diwujudkan dalam basisdata multimedia, video
unteraktif, perpustakaan digital, proyek ilmuwan seperti proyek pemetaan,
proyek system obeservasi bumi milik NASA, dan lain sebagainya (Ramakrishnan and
Gehrke, 2003).
SISTEM BASIS DATA
Database dan Sistem Database menjadi komponen utama dalam kehidupan masyarakat modern saat ini. Berbagai aktivitas manusia secara tidak langsung berhubungan dengan database (Bank, reservasi, perpustakaan, supermarket, dll) Contoh interaksi itu yang disebut sebagai aplikasi database tradisional, dimana hampir semua informasi yang disimpan dan diakses berupa data teks maupun numerik.
Istilah Basis Data :
•Lemari arsip
•Penyimpanan data
Basis Data:
•Basis: markas/gudang, tempat bersarang/berkumpul
•Data: representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu obyek (spt, manusia: dosen, mhs, pelanggan,dll; barang: buku, meja; peristiwa, konsep, dsb.), yang direkam baik dalam bentuk angka, huruf, teks, gambar atau suara.
Basis Data: adalah sekumpulan data yang saling ber-relasi.
Basis Data:
Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan, yang diorganisasi sedemikian rupa, sehingga kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat.
Kumpulan data yang saling berhubunganyang disimpan secara bersama tanpa adanya pengulangan (redudansi) data.
Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronik.
Sistem Basis Data:
Sistem yang terdiri atas sekumpulan tabel data yang saling berhubungan dan sekumpulan program(DBMS: Database Management System) yang memungkinkan berbagai user dan/atau program lain dapat mengakses dan memanipulasi tabel-tabel tersebut.
DBMS (Database Management System) adalah kumpulan program yang digunakan user untuk me-management database (create, maintain)
DBMS mencakup proses :
– Defining: database mendefiniskan tipe data, struktur dan batasan (constraint) dari data yang disimpan dalam database.
– Manipulating: database mencakup berbagai fungsi dan query untuk mendapatkan data yang dicari, termasuk operasi insert, update dan delete serta dalam generate report data.
– Sharing: database dapat diatur untuk dapat sharing multiple user dan program untuk mengakses database secara bersama-sama.
Fungsi yang lebih penting dari DBMSadalah proteksi dan maintain database dalam jangka panjang.
– Proteksi: mengandung system protectionyang menangani kondisi malfunction (crash) baik pada hardware ataupun software, juga mengandung security protectionyang menangani pengaksesan oleh user terlarang.
– Maintain: mengandung sistem maintaining yang selalu meningkatkan kebutuhan perubahan tiap waktu.
Jadi,Sistem Database : database dan sistem manajemen database-nya (DBMS)
Contoh DBMS:
•Dbase
•FoxPro
•Ingres
•Postgresql
•MySQL
•MS Access
•SQL Server
•Oracle
•DB2, dll
Tujuan Basis Data:
• Kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan data (speed)
• Efisiensi ruang penyimpanan (space)
• Mengurangi / menghilangkan redudansi data
• Keakuratan (Accuracy)
Pembentukan kode & relasi antar data berdasar aturan / batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data, untuk menekan ketidakakuratan saat entry / penyimpanan data.
Tujuan Basis Data :
• Ketersediaan (Avaibility)
Pemilahan data yang sifatnya pasif dari database aktif.
•Kelengkapan (Completeness)
Kompleksnya data menyebabkan perubahan struktur database.
•Keamanan (Security)
Memberikan keamanan atas hak akses data.
•Kebersamaan pemakaian (Sharability)
Bersifat multiuser.
Manfaat penggunaan DBMS :
• Controlling Redundancy
- Redundancy: duplikasi data, penyimpanan data secara berulang.
- Redudancy salah satu syarat larangandalam database relasional, karena akan menimbulkan inconsistensi data.
- Dengan controlling redundancy, selain akan meningkatkan performance query juga menjaga konsistensi data.
• Restricting Unauthorized Access
- Memberikan pengaturan hak akses / batasan akses user database
• Providing Persistent Storage for Program Objects
- Menyediakan ruang penyimpanan khusus untuk obyek-obyek program (ex. Object-Oriented Database system yang menyimpan obyek-obyek pemrograman berbasis obyek).
• Providing Storage Structures for Efficient Query Processing
- Menyediakan struktur penyimpanan yang bagus untuk efisiensi proses query.
• Providing Backup and Recovery
• Providing Multiple User Interface
• Representing Complex Relationship among Data
• Enforcing Integrity Constraints
• Permitting Inferencing and Actions using Rules
- Menyediakan actions khusus berdasarkan rules (aturan) yang telah ditetapkan dalam sistem database.
• Additional Implications of using the Database Approach
- Flexible, up-to-date data, ekonomis, dll.
Saat ini, database multimedia dapat menyimpan data gambar, video dan suara.
GIS (Geographic Information System), untuk menyimpan dan menganalisa data peta, data cuaca serta gambar satelit.
Data warehousedan OLAP (On-Line Analytical Processing), adalah sistem yang digunakan pada beberapa perusahaan untuk meng-ekstract dan menganalisa informasi yang berguna, dari database yang besar untuk kepentingan pengambilan keputusan (decision making).
Database dan Sistem Database menjadi komponen utama dalam kehidupan masyarakat modern saat ini. Berbagai aktivitas manusia secara tidak langsung berhubungan dengan database (Bank, reservasi, perpustakaan, supermarket, dll) Contoh interaksi itu yang disebut sebagai aplikasi database tradisional, dimana hampir semua informasi yang disimpan dan diakses berupa data teks maupun numerik.
Istilah Basis Data :
•Lemari arsip
•Penyimpanan data
Basis Data:
•Basis: markas/gudang, tempat bersarang/berkumpul
•Data: representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu obyek (spt, manusia: dosen, mhs, pelanggan,dll; barang: buku, meja; peristiwa, konsep, dsb.), yang direkam baik dalam bentuk angka, huruf, teks, gambar atau suara.
Basis Data: adalah sekumpulan data yang saling ber-relasi.
Basis Data:
Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan, yang diorganisasi sedemikian rupa, sehingga kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat.
Kumpulan data yang saling berhubunganyang disimpan secara bersama tanpa adanya pengulangan (redudansi) data.
Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronik.
Sistem Basis Data:
Sistem yang terdiri atas sekumpulan tabel data yang saling berhubungan dan sekumpulan program(DBMS: Database Management System) yang memungkinkan berbagai user dan/atau program lain dapat mengakses dan memanipulasi tabel-tabel tersebut.
DBMS (Database Management System) adalah kumpulan program yang digunakan user untuk me-management database (create, maintain)
DBMS mencakup proses :
– Defining: database mendefiniskan tipe data, struktur dan batasan (constraint) dari data yang disimpan dalam database.
– Manipulating: database mencakup berbagai fungsi dan query untuk mendapatkan data yang dicari, termasuk operasi insert, update dan delete serta dalam generate report data.
– Sharing: database dapat diatur untuk dapat sharing multiple user dan program untuk mengakses database secara bersama-sama.
Fungsi yang lebih penting dari DBMSadalah proteksi dan maintain database dalam jangka panjang.
– Proteksi: mengandung system protectionyang menangani kondisi malfunction (crash) baik pada hardware ataupun software, juga mengandung security protectionyang menangani pengaksesan oleh user terlarang.
– Maintain: mengandung sistem maintaining yang selalu meningkatkan kebutuhan perubahan tiap waktu.
Jadi,Sistem Database : database dan sistem manajemen database-nya (DBMS)
Contoh DBMS:
•Dbase
•FoxPro
•Ingres
•Postgresql
•MySQL
•MS Access
•SQL Server
•Oracle
•DB2, dll
Tujuan Basis Data:
• Kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan data (speed)
• Efisiensi ruang penyimpanan (space)
• Mengurangi / menghilangkan redudansi data
• Keakuratan (Accuracy)
Pembentukan kode & relasi antar data berdasar aturan / batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data, untuk menekan ketidakakuratan saat entry / penyimpanan data.
Tujuan Basis Data :
• Ketersediaan (Avaibility)
Pemilahan data yang sifatnya pasif dari database aktif.
•Kelengkapan (Completeness)
Kompleksnya data menyebabkan perubahan struktur database.
•Keamanan (Security)
Memberikan keamanan atas hak akses data.
•Kebersamaan pemakaian (Sharability)
Bersifat multiuser.
Manfaat penggunaan DBMS :
• Controlling Redundancy
- Redundancy: duplikasi data, penyimpanan data secara berulang.
- Redudancy salah satu syarat larangandalam database relasional, karena akan menimbulkan inconsistensi data.
- Dengan controlling redundancy, selain akan meningkatkan performance query juga menjaga konsistensi data.
• Restricting Unauthorized Access
- Memberikan pengaturan hak akses / batasan akses user database
• Providing Persistent Storage for Program Objects
- Menyediakan ruang penyimpanan khusus untuk obyek-obyek program (ex. Object-Oriented Database system yang menyimpan obyek-obyek pemrograman berbasis obyek).
• Providing Storage Structures for Efficient Query Processing
- Menyediakan struktur penyimpanan yang bagus untuk efisiensi proses query.
• Providing Backup and Recovery
• Providing Multiple User Interface
• Representing Complex Relationship among Data
• Enforcing Integrity Constraints
• Permitting Inferencing and Actions using Rules
- Menyediakan actions khusus berdasarkan rules (aturan) yang telah ditetapkan dalam sistem database.
• Additional Implications of using the Database Approach
- Flexible, up-to-date data, ekonomis, dll.
Saat ini, database multimedia dapat menyimpan data gambar, video dan suara.
GIS (Geographic Information System), untuk menyimpan dan menganalisa data peta, data cuaca serta gambar satelit.
Data warehousedan OLAP (On-Line Analytical Processing), adalah sistem yang digunakan pada beberapa perusahaan untuk meng-ekstract dan menganalisa informasi yang berguna, dari database yang besar untuk kepentingan pengambilan keputusan (decision making).
JARINGAN DAN SISTEM
KOMUNIKASI DATA
Komunikasi data, cepat atau lambat pada akhirnya akan mengarah kesuatu sistem jaringan. Hubungan komunikasi data yang paling sederhana adalah merupakan hubungan dari satu titik ketitik yang lain. Dalam hal ini hanya melibatkan satu pemancar data kesatu penerima data. Apabila hubungan ini dikembangkan dan akhirnya melibatkan penerima lainnya ataupun pemacar lainnya, maka terbentuklah sebuah jaringan komunikasi data.
Pengertian jaringan disini dapat diartikan sebagai suatu sistem yang terkordinir dan saling berhubungan yang terdiri atas beberapa terminal ataupun PC ataupun mini-komputer dan mainframe yang bekerja sendiri-sendiri tetapi dapat saling bertukar data ataupun saling memanfaatkan segala sumber daya yang tersedia. CPU yang ada dipusat disebut sebagai server ataupun host komputer, dan terminal yang ada juga disebut sebagai node ataupun simpul. Jaringan yang ada juga merupakan gabungan dari unsur hardware dan software sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan.
A. Local Area Network (LAN)
Merupakan suatu jaringan dimana peralatan-peralatan hardware dan software digabungkan untuk dapat saling berkomunikasi dalam daerah yang terbatas. LAN pada awalnya dikembangkan dikomputer mini, tetapi justru menjadi populer setelah PC banyak digunakan.
Dengan adanya sistem LAN ini maka beberapa PC yang tadinya bekerja sendiri-sendiri, pada akhirnya dapat bekerja sama dalam batas-batas tertentu, bahkan juga dengan sistem komputer yang lebih besar. Kerjasama yang dapat dilakukan juga semakin berkembang dari hanya pertukaran data sampai saling memakai peralatan yang dihubungkan dengan salah satu sistem komputer.
Akibat banyaknya merk dan jenis komputer yang beredar, maka seringkali sebuah kantor memiliki lebih dari satu merk komputer dengan pelbagai jenis dan ukurannya. Padahal kantor sangat menghendaki agar semua sistem komputer yang dimilikinya dapat saling bekerja sama, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan secara lebih efisien dan perlatan yang mahal dapat digunakan secara bersama. Hal inilah yang menyebabkan dorongan munculnya LAN.
LAN menjadi sedemikian populernya karena secara umum dapat digunakan sebagai paralatan otomatisasi kantor. Pada gambar nampak sebuah jaringan LAN yang terdiri dari empat PC yang diletakkan pada pelbagai tempat. PC yang ada disebut sebagai workstation. Setiap workstation dapat digunakan sebagai stand-allone (komputer yang berdiri sendiri), tetapi juga dapat digunakan untuk meng-access storage ataupun output devices, yang dalam hal ini disebut sebagai peripheral, yang berlokasi saling berjauhan tetapi masih dalam satu jaringan.
Manajer pada Workstation-1 dapat menggunakan software expert system yang terdapat pada server untuk menyiapkan grafik serta mencetaknya dengan ploter. Manajer 2 yang terdapat pada Workstation-2 dapat menggunakan MS-Word dan mencetaknya dengan printer biasa. LAN dalam hal ini mampu memberikan semuanya itu kepada pemakai, dan ini tentu sangat menghemat biaya.
Jaringan LAN biasanya akan terdiri atas:
- File server, berfungsi untuk mengontrol harddisk serta menghubungkannya kedalam jaringan.
- Utility server, dengan adanya peralatan ini memungkinkan untuk setiap pemakai didalam jaringan bisa menggunakan beberapa peralatan, seperti misalnya modem, ploter dan lainnya.
- Printer server, berfungsi untuk membagi peng-access-an printer kedalam jaringan sehingga bisa dimanfaatkan seluruh pemakai.
- Gateway, merupakan suatu perlatan didalam jaringan yang berguna untuk melakukan komunikasi dengan jaringan yang lain.
Sesuai dengan namanya, maka LAN hanya bisa menjangkau daerah yang areanya terbatas (local), seperti misalnya dalam satu gedung, satu departemen ataupun satu kampus (saat ini pengertian terbatas diartikan tidak lebih dari 20 km). Dan dikarenakan pendeknya jarak yang ada, maka kecepatan transmisi data menjadi sangat tinggi.
Media transmisi data yang digunakan pada LAN biasanya berupa kabel untiran seperti halnya yang digunakan pada kabel telpon, ataupun kabel koaksil yang biasanya digunakan pada televisi, ataupun kabel serat optik. Penggunaan udara sebagai media transmisi pada LAN pada saat ini belum umum digunakan. Dalam hal ini, jaringan LAN biasanya tidak memerlukan adanya modem.
Keuntungan Jaringan LAN
o Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing).
o Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (Printer Sharing).
o File-file data dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses dari semua client menurut otorisasi sekuritas dari semua karyawan, yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin.
o File data yang keluar/masuk dari/ke server dapat di kontrol.
o Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat.
o Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali.
o Komunikasi antar karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan E-Mail & Chat.
o Bila salah satu client/server terhubung dengan modem, maka semua atau sebagian komputer pada jaringan LAN dapat mengakses ke jaringan Internet atau mengirimkan fax melalui 1 modem.
B. Wide Area Network (WAN)
Merupakan suatu jaringan yang terdiri atas dua ataupun lebih komputer dalam suatu area yang luas dan dihubungkan dengan fasilitas komunikasi seperti misalnya sistem telpon ataupun pemancar gelombang-mikro. Bentuk ini biasanya digunakan oleh perusahaan besar ataupun departemen pemerintahan. WAN (Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN dan/atau Workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun antar kantor cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah. Sistem jaringan ini dapat menggunakan jaringan Internet yang sudah ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang berada di lain kotaataupun negara.
Keuntungan Jaringan WAN
o Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang.
o Komunikasi antar kantor dapat menggunakan E-Mail & Chat.
o Dokumen/File yang biasanya dikirimkan melalui fax ataupun paket pos, dapat dikirim melalui E-mail dan Transfer file dari/ke kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang sangat cepat.
o Pooling Data dan Updating Data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan.
C. Jaringan Workgroup
Jaringan ini terdiri dari beberapa unit komputer yang dihubungkan dengan menggunakan
Komunikasi data, cepat atau lambat pada akhirnya akan mengarah kesuatu sistem jaringan. Hubungan komunikasi data yang paling sederhana adalah merupakan hubungan dari satu titik ketitik yang lain. Dalam hal ini hanya melibatkan satu pemancar data kesatu penerima data. Apabila hubungan ini dikembangkan dan akhirnya melibatkan penerima lainnya ataupun pemacar lainnya, maka terbentuklah sebuah jaringan komunikasi data.
Pengertian jaringan disini dapat diartikan sebagai suatu sistem yang terkordinir dan saling berhubungan yang terdiri atas beberapa terminal ataupun PC ataupun mini-komputer dan mainframe yang bekerja sendiri-sendiri tetapi dapat saling bertukar data ataupun saling memanfaatkan segala sumber daya yang tersedia. CPU yang ada dipusat disebut sebagai server ataupun host komputer, dan terminal yang ada juga disebut sebagai node ataupun simpul. Jaringan yang ada juga merupakan gabungan dari unsur hardware dan software sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan.
A. Local Area Network (LAN)
Merupakan suatu jaringan dimana peralatan-peralatan hardware dan software digabungkan untuk dapat saling berkomunikasi dalam daerah yang terbatas. LAN pada awalnya dikembangkan dikomputer mini, tetapi justru menjadi populer setelah PC banyak digunakan.
Dengan adanya sistem LAN ini maka beberapa PC yang tadinya bekerja sendiri-sendiri, pada akhirnya dapat bekerja sama dalam batas-batas tertentu, bahkan juga dengan sistem komputer yang lebih besar. Kerjasama yang dapat dilakukan juga semakin berkembang dari hanya pertukaran data sampai saling memakai peralatan yang dihubungkan dengan salah satu sistem komputer.
Akibat banyaknya merk dan jenis komputer yang beredar, maka seringkali sebuah kantor memiliki lebih dari satu merk komputer dengan pelbagai jenis dan ukurannya. Padahal kantor sangat menghendaki agar semua sistem komputer yang dimilikinya dapat saling bekerja sama, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan secara lebih efisien dan perlatan yang mahal dapat digunakan secara bersama. Hal inilah yang menyebabkan dorongan munculnya LAN.
LAN menjadi sedemikian populernya karena secara umum dapat digunakan sebagai paralatan otomatisasi kantor. Pada gambar nampak sebuah jaringan LAN yang terdiri dari empat PC yang diletakkan pada pelbagai tempat. PC yang ada disebut sebagai workstation. Setiap workstation dapat digunakan sebagai stand-allone (komputer yang berdiri sendiri), tetapi juga dapat digunakan untuk meng-access storage ataupun output devices, yang dalam hal ini disebut sebagai peripheral, yang berlokasi saling berjauhan tetapi masih dalam satu jaringan.
Manajer pada Workstation-1 dapat menggunakan software expert system yang terdapat pada server untuk menyiapkan grafik serta mencetaknya dengan ploter. Manajer 2 yang terdapat pada Workstation-2 dapat menggunakan MS-Word dan mencetaknya dengan printer biasa. LAN dalam hal ini mampu memberikan semuanya itu kepada pemakai, dan ini tentu sangat menghemat biaya.
Jaringan LAN biasanya akan terdiri atas:
- File server, berfungsi untuk mengontrol harddisk serta menghubungkannya kedalam jaringan.
- Utility server, dengan adanya peralatan ini memungkinkan untuk setiap pemakai didalam jaringan bisa menggunakan beberapa peralatan, seperti misalnya modem, ploter dan lainnya.
- Printer server, berfungsi untuk membagi peng-access-an printer kedalam jaringan sehingga bisa dimanfaatkan seluruh pemakai.
- Gateway, merupakan suatu perlatan didalam jaringan yang berguna untuk melakukan komunikasi dengan jaringan yang lain.
Sesuai dengan namanya, maka LAN hanya bisa menjangkau daerah yang areanya terbatas (local), seperti misalnya dalam satu gedung, satu departemen ataupun satu kampus (saat ini pengertian terbatas diartikan tidak lebih dari 20 km). Dan dikarenakan pendeknya jarak yang ada, maka kecepatan transmisi data menjadi sangat tinggi.
Media transmisi data yang digunakan pada LAN biasanya berupa kabel untiran seperti halnya yang digunakan pada kabel telpon, ataupun kabel koaksil yang biasanya digunakan pada televisi, ataupun kabel serat optik. Penggunaan udara sebagai media transmisi pada LAN pada saat ini belum umum digunakan. Dalam hal ini, jaringan LAN biasanya tidak memerlukan adanya modem.
Keuntungan Jaringan LAN
o Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing).
o Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (Printer Sharing).
o File-file data dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses dari semua client menurut otorisasi sekuritas dari semua karyawan, yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin.
o File data yang keluar/masuk dari/ke server dapat di kontrol.
o Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat.
o Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali.
o Komunikasi antar karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan E-Mail & Chat.
o Bila salah satu client/server terhubung dengan modem, maka semua atau sebagian komputer pada jaringan LAN dapat mengakses ke jaringan Internet atau mengirimkan fax melalui 1 modem.
B. Wide Area Network (WAN)
Merupakan suatu jaringan yang terdiri atas dua ataupun lebih komputer dalam suatu area yang luas dan dihubungkan dengan fasilitas komunikasi seperti misalnya sistem telpon ataupun pemancar gelombang-mikro. Bentuk ini biasanya digunakan oleh perusahaan besar ataupun departemen pemerintahan. WAN (Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN dan/atau Workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun antar kantor cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah. Sistem jaringan ini dapat menggunakan jaringan Internet yang sudah ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang berada di lain kotaataupun negara.
Keuntungan Jaringan WAN
o Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang.
o Komunikasi antar kantor dapat menggunakan E-Mail & Chat.
o Dokumen/File yang biasanya dikirimkan melalui fax ataupun paket pos, dapat dikirim melalui E-mail dan Transfer file dari/ke kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang sangat cepat.
o Pooling Data dan Updating Data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan.
C. Jaringan Workgroup
Jaringan ini terdiri dari beberapa unit komputer yang dihubungkan dengan menggunakan
Salah satu cara
akses basis data Visual FoxPro melalui Microsoft Office
Excel 2010 adalah dengan menggunakan ODBC atau Open Database Connectivity. ODBC
adalah sebuah driver middleware atau jembatan yang menjadi perantara antara
program aplikasi dengan basis data. Instalasi ODBC perlu dilakukan agar program
aplikasi dapat mengenali dan mengakses basis data Visual FoxPro.
sumber gambar : http://www.macrovision.ie/webhelp/images/odbc_table1.gif
Berikut langkah - langkah dalam mengakses database Visual FoxPro melalui Microsoft Office Excel 2010 adalah :
Instal ODBC Driver Visual FoxPro, dapat anda
download dihttp://download.microsoft.com/download/vfoxodbcdriver/Install/6.1/W9XNT4/EN-US/VFPODBC.msi
Klik Control Panel\All Control Panel
Items\Administrative Tools\Data Sources (ODBC)
Klik System DSN>>System Data Source (Visual
FoxPro Database)>Configure
Sesuaikan konfigurasi akses data dengan menentukan
lokasi penyimpanan database visual foxpro dengan klik Browse
Buka Ms.Office Excel 2010 > klik Menu Data >
From Other Sources > From Microsoft Query
Pilih tabel yang ingin diakses (contoh tabel
customer)
Pilih field yang ingin di filter
Tentukan urutan (contoh data diurutkan berdasarkan
company name)
Pilih "Return Data to Microsoft Office
Excel" > Klik Finish
Klik interface "Pivot" agar repot yang
ditampilkan bisa lebih dinamis
Inilah database visual foxpro yang diakses melalui
Microsoft Office Excel 2010
Contoh-contoh aplikasi yang menggunakan basis data :
1. Microsoft SQL Server Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
1. Microsoft SQL Server Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
2. Visual FoxPro Visual FoxPro
adalah bahasa pemrogramanberorientasi objek dan prosedural dari Microsoft.
Awalnya bahasa pemrograman ini dikenal dengan nama FoxBASE yang diluncurkan
oleh Fox Software pada awal 1984. Fox Technologies kemudian bergabung dengan
Microsoft pada 1992 sehingga di depan nama FoxBASE ditambahkan awalan
"Visual". Versi terakhir FoxPro (9.0) dapat berjalan pada sistem
operasi Mac OS, DOS, Windows, dan Unix. Visual FoxPro 3.0, versi
"Visual" pertama, akhirnya tersingkir karena hanya mendukung Mac OS
dan Windows, dan versi berikutnya hanya mendukung Windows saja. Versi terkini
Visual FoxPro adalah berdasarkan teknologi COM dan Microsoft telah menyatakan
bahwa mereka tidak berniat untuk menciptakan versi Microsoft .NET.
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
3. Firebird Firebird (juga disebut
FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan
fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSISQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini
berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird
di diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan
dari Interbase versi open source milik Borland.
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
4. Basis data Oracle Basis data
Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu
sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan
jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada
banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform). Basis data Oracle
ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat
perusahaan konsultasinya bernama Software Development Laboratories (SDL) pada
tahun 1977. Pada tahun 1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle
Corporation sampai sekarang.
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
5. SQLite SQLite merupakan sebuah
sistem manajemen basisdata relasional yang bersifat ACID-compliant dan memiliki
ukuran pustaka kode yang relatif kecil, ditulis dalam bahasa C. SQLite
merupakan proyek yang bersifat public domain yang dikerjakan oleh D. Richard
Hipp. Tidak seperti pada paradigma client-server umumnya, Inti SQLite bukanlah
sebuah sistem yang mandiri yang berkomunikasi dengan sebuah program, melainkan
sebagai bagian integral dari sebuah program secara keseluruhan. Sehingga protokol
komunikasi utama yang digunakan adalah melalui pemanggilan API secara langsung
melalui bahasa pemrograman. Mekanisme seperti ini tentunya membawa keuntungan
karena dapat mereduksi overhead, latency times, dan secara keseluruhan lebih
sederhana. Seluruh elemen basisdata (definisi data, tabel, indeks, dan data)
disimpan sebagai sebuah file. Kesederhanaan dari sisi disain tersebut bisa
diraih dengan cara mengunci keseluruhan file basis data pada saat sebuah
transaksi dimulai.
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
6. MariaDB MariaDB merupakan versi
pengembangan terbuka dan mandiri dari MySQL. Sejak diakuisisinya MySQL oleh
Oracle pada September 2010, Monty Program sebagai penulis awal kode sumber
MySQL memisahkan diri dari pengembangan dan membuat versi yang lebih mandiri
yakni MariaDB. MariaDB adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen
basisdata relasional (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi
GPL (General Public License). Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan
MariaDB, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan
produk turunan yang bersifat komersial.
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
7. SQL Server Database Storage
Engine buatan Microsoft. Engine ini berbayar, akan tetapi Microsoft juga
menyediakan yang versi gratisan (Express Edition). Karena buatan dari Bos Bill
Gates maka Engine ini hanya bisa dijalankan di sistem operasi Windows saja
(monoplatform). Keamanan datanya sudah lumayan. Kapasitas penyimpanan datanya
tidak mencapai Tera Byte, sehingga sudah mampu untuk diterapkan di aplikasi
besar. SQL Server banyak bermain di Memori untuk processing. Untuk bacup data
Ms SQL banyak extensinya ada extensi .MDB, .BAK, .file.
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
8. Microsoft Access Microsoft
Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis datakomputerrelasional
yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah.
Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain
tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini
menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga
menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna.
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
9. PostgreSQL PostgreSQL adalah
sebuah sistem basis data yang disebarluaskan secara bebas menurut Perjanjian
lisensi BSD. Piranti lunak ini merupakan salah satu basis data yang paling
banyak digunakan saat ini, selain MySQL dan Oracle. PostgreSQL menyediakan
fitur yang berguna untuk replikasi basis data. Fitur-fitur yang disediakan
PostgreSQL antara lain DB Mirror, PGPool, Slony, PGCluster, dan lain-lain.
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
Sumber : http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com
10. MY SQL MySQL adalah
sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis dataSQL (bahasa Inggris: database
management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6
juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai
perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi
mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana
penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Demikianlah yang dapat
kami sampaikan mengenai materi yang menjadi bahasan dalam makalah ini, tentunya
banyak kekurangan dan kelemahan kerena terbatasnya pengetahuan kurangnya
rujukan atau referensi yang kami peroleh hubungannya dengan makalah ini Penulis
banyak berharap kepada para pembaca yang budiman memberikan kritik saran yang
membangun kepada kami demi sempurnanya makalah ini. Semoga makalah ini dapat
bermanfaat bagi penulis para pembaca khusus pada penulis. Aamiin










Tidak ada komentar:
Posting Komentar