Minggu, 21 September 2014

Makalah Basis Data


MAKALAH
Komunikasi Dalam Akses Basis Data
lambang sekolah.jpg








Disusun Oleh : Syarif
                Yogi

SMK SENTOSA
Jl.Raya Garut Tasik, Km. 07 Cilawu – Garut 44181


KATA PENGANTAR

            Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa penulis dapat menyelesaikan tugas pembuatan makalah yang berjudul “Komunikasi Dalam Akses Basis Data” dengan lancar.

Dalam pembuatan makalah ini, penulis mendapat bantuan dari berbagai pihak, maka pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : Drs. Yusup Hermawan Kepala SMK SENTOSA, yang telah memberikan kesempatan dan memberi fasilitas sehingga makalah ini dapat selesai dengan lancar. Bapak Agus Wahyudin, Sebagai pembimbing yang telah banyak membantu sehingga pembuatan makalah ini dapat berjalan lancar. Ibu dan Bapak dirumah yang telah memberikan bantuan materil maupun do’anya, sehingga pembuatan makalah ini dapat terselesaikan. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang membantu pembuatan makalah ini.

Akhir kata semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan penulis pada khususnya, penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih jauh dari sempurna untuk itu penulis menerima saran dan kritik yang bersifat membangun demi perbaikan kearah kesempurnaan. Akhir kata penulis sampaikan terimakasih.


                                                                                                     

                                                                                                       Garut 19-09-2014

                                                                                                                Penulis







Daftar isi
1.    Kata Pengantar……………………………….. 01
2.    Daftar isi………………………………...……  02
3.    Pengertian Basis Data………………………... 03
4.    Sejarah Basis Data………………………….... 05
5.    Sistem Basis Data……………………………. 07
6.    Jaringan Dan Sistem Komunikasi Data……...  11
7.    Akses Basis Data…………………………….. 14
8.    Contoh Kegunaan Basis Data………………... 20
9.    Penutup………………………………………. 24













Pengertian Basis Data

Basis Data Menurut Beberapa Pakar
Menurut “Stephens dan Plew (2000), adalah mekanisme yang digunakan untuk menyimpan informasi atau data. Informasi adalah sesuatu yang kita gunakan sehari-hari untuk berbagai alasan. Dengan basisdata, pengguna dapat menyimpan data secara terorganisasi. Setelah data disimpan, informasi harus mudah diambil. Kriteria dapat digunakan untuk mengambil informasi. Cara data disimpan dalam basisdata menentukan seberapa mudah mencari informasi berdasarkan banyak kriteria. Data pun harus mudah ditambahkan kedalam basisdata, dimodifikasi, dan dihapus”.
Menurut “Siberschatz, dkk.; (2002) mendefinisikan basisdata sebagai kumpulan data berisi informasi yang sesuai untuk sebuah perusahaan. System manajemen basisdata (DBMS) adalah kumpulan data yang saling berhubungan dan kumpulan program untuk mengakses data. Tujuan utama system manajemen basisdata adalah menyediakan cara menyimpan dan mengambil informasi basisdata secara mudah dan efisien”.
Menurut “Ramakrishnan dan Gehrke (2003) basisdata sebagai kumpulan data, umumnya mendeskripsikan aktivitas satu organisasi atau lebih yang berhubungan”. Misalnya, basisdata universitas mungkin berisi informasi mengenai hal berikutnya :
Entitas  seperti mahasiswa, fakultas, mata kuliah, dan ruang kuliah.
Hubungan antarentitas seperti registrasi mahasiswa dalam mata kuliah, fakultas yang mengajarkan mata kuliah, dan penggunaan ruang untuk kuliah.
Menurut “McLeod, dkk., (2001) basisdata adalah kumpulan seluruh sumber daya berbasis computer milik organisasi. System manajemen basisdata adalah aplikasi perangkat lunak yang menyimpan struktur basisdata, hubungan antardata dalam basisdata, serta sebagai formulir dan laporan yang berkaitan dengan basisdata. Basisdata yang dikendalikan oleh system manajemen basisdata adalah satu set catatan data yang berhubungan dan saling menjelaskan”.
Contoh Basis Data
Basisdata warisan (legacy database) adalah basis data yang sedang digunakan oleh sebuah perusahaan. Istilah warisan menyatakan bahwa basisdata telah dipakai selama beberapa tahun dan basisdata yang ada tidak sesuai dengan teknologi masa kini. Ketika sebuah perusahaan telah menentukan untuk merancang sebuah basisdata, basisdata yang ada dianggap sebagai basisdata warisan.
Contoh basisdata yang telah kita kenal adalah :
Buku alamat
Buku telepon
Katalog perpustakaan
Toko buku online
Peta jalan
Beberapa basisdata diatas merupakan basisdata statis, sedangkan yang lainnya dinamis. Sebagai contoh, peta jalan adalah basisdata statis yang mengandung informasi seperti kota, arah, jarak, dan sebagainya. Dengan melihat sebuah peta, Anda cepat menemukan tujuan relative terhadap posisi anda sekarang. Informasi pada peta tidak berubah dalam waktu lama. Buku telepon pun merupakan basisdata statis karena informasi didalamnya hanya dicetak setiap tahun. Buku alamat adalah contoh basisdata dinamis yang banyak digunakan sehari-hari. Buku alamat merupakan basisdata dinamis karena isinya dapat diubah dengan cepat. Alamat teman baru dapat ditambahkan dan alamat teman lama dapat dihapus dengan mudah.
Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa basis data adalah kumpulan informasi yang disusun berdasarkan cara tertentu dan merupakan suatu kesatuan yang utuh. Dengan sistem tersebut data yang terhimpun dalam suatu database dapat menghasilkan informasi yang berguna.
Dari definisi ini, terdapat tiga hal yang berhubungan dengan basis data, yaitu sebagai berikut :
Data itu sendiri yang diorganisasikan dalam bentuk dalam bntuk basis data (database).
Simpanan permanen (storage) untuk menyimpan basis data tersebut. Simpanan ini merupakan bagian dari teknologi perangkat keras yang digunkan di sistem informasi. Simpanan yang permanen umumnya digunakan berupa hard disk.
Perangakat lunak untuk memanipulasi basis datanya. Perangkat lunak ini dapat dibuat sendiri dengan menggunakan bahasa pemrograman komputer atau dibeli dalam bentuk suatu paket. Banyak paket perangkat lunak yang disediakan untuk memanipulasi basis data. Perangkat lunak ini disebut dengan DBMS (Data Base Management System). Contoh DBMS yang terkenal misalnya dBASE, Fox, Base, Microsoft Access, Oracle dan lain-lain. DBMS yang popular untuk mengolah basis data sekarang ini adalah RDBMS (Relational Data Base Management System). RDBMS menggambarkan field dari data dan bagian baris menunjukkan record dari data.

Sejarah Basis Data

 

Tahun 1960

Dari awal penggunaan komputer, penyimpanan dan manipulasi data merupakan focus utama aplikasi. Pada awal tahun 1960, Charles Bachman diperusahaan General Electric mendesain generasi pertama DBMS yang disebut Penyimpanan Data Terintegrasi (Integrated Data Store). Dasar untuk model data jaringan dibentuk lalu distandardisasi oleh Conference on Data System Language (CODASYL). Kemudian, Bachman menerima ACM Turing Award (Penghargaan semacam nobel pada ilmu komputer ) di tahun 1973.
Pada akhir tahun 1960-an, IBM mengembangkan system manajemen informasi (Information Manajemen System) DBMS. IMS dibentuk dari representasi data pada kerangka kerja yang disebut model data hierarki. Dalam waktu yang sama, hasil kerja sama antara IBM dengan perusahaan penerbangan Amerika mengembangkan system SABRE. System SABRE memungkinkan user mengakses data yang sama pada jaringan computer.

Tahun 1970

Pada tahun 1970, Edgar Codd di laboratorium penelitian di San Jose mengusulkan suatu representasi data baru yang disebut model data relational. Pada tahun 1980, model relasional menjadi paradigm DBMS paling dominan. Bahasa query SQL dikembangkan untuk basisdata relasional sebagai bagian proyek Sistem R dari IBM. SQL di standardisasi di akhir tahun 1980 dan SQL-92 diadopsi oleh American National Standards Institute (ANSI) dan International Standards Organization (ISO). Program yang digunakan untuk eksekusi bersamaan dalam basisdata disebut transaksi. User menulis programnya, dan bertanggung jawab menjalankan program secara bersamaan terhadap DBMS. Pada tahun 1999, James Gray memenangkan Turing award untuk kontribusinya pada manajemen transaksi dalam DBMS.

Tahun 1980

Pada akhir tahun 1980 dan permulaan tahun 1990, banyak bidang system basisdata dikembangkan. Penelitian dibidang basisdata meliputi bahasa query yang powerful, model data yang lengkap, dan penekanan pada dukungan analisis data yang kompleks semua bagian organisasi. Beberapa vendor (misalnya IBM, DB2, Oracle8, dan Informix UDS) memperluas sistemnya dengan kemampuan menyimpan tipe data baru misalnya image dan text serta kemampuan query yang kompleks. System khusus dikembangkan banyak vendor untuk membuatdata warehouse dan mengonsolidasi data beberapa basisdata.
Suatu fenomena menarik adalah munculnya enterprice resource planning (ERP) danmanagement resource planning (MRP), yang menambah lapisan substansial dari fitur berorientasi aplikasi pada DBMS utama. Paket yang digunakan secara luas meliputi Baan, Oracle, PeopleSoft, SAP, dan Siebel. Paket tersebut mengidentifikasi kumpulan tugas umum (misalnya manajemen inventori, perencanaan sumber daya manusia, dan analisis keuangan) yang dihadapi oleh sejumlah besar organisasi dan menyediakan lapisan aplikasi umum untuk melaksanakan tugas. Data disimpan dalam DBMS relasional. Kemudian, lapisan aplikasi dapat disesuaikan pada perusahaan berbeda sehingga biaya keseluruhan perusahaan menjadi lebih rendah disbanding biaya pembuatan lapisan aplikasi dari awal. Lebih jauh, DBMS memasuki dunia internet. Saat generasi pertama, web site menyimpan datanya secara ekskulisif dalam file system operasi. Pada saat ini, DBMS dapat digunakan untuk menyimpan data yang dapat diakese melalui web browser. Query dapat dibuat melalui form web dan format jawabannya dengan menggunakan markup language semisal HTML untuk mempermudah tampilan pada browser. Semua vendor basisdata menambah fitur ini untuk DBMS mereka.
Manajemen basisdata mempertimbangkan pentingnya suatu data bersifat online dan dapat diakses melalui jaringan computer. Saat ini, bidang seperti ini diwujudkan dalam basisdata multimedia, video unteraktif, perpustakaan digital, proyek ilmuwan seperti proyek pemetaan, proyek system obeservasi bumi milik NASA, dan lain sebagainya (Ramakrishnan and Gehrke, 2003).



SISTEM BASIS DATA

                      Database dan Sistem Database menjadi komponen utama dalam kehidupan masyarakat modern saat ini. Berbagai aktivitas manusia secara tidak langsung berhubungan dengan database (Bank, reservasi, perpustakaan, supermarket, dll) Contoh interaksi itu yang disebut sebagai aplikasi database tradisional, dimana hampir semua informasi yang disimpan dan diakses berupa data teks maupun numerik.

Istilah Basis Data :
•Lemari arsip
•Penyimpanan data

Basis Data:
•Basis: markas/gudang, tempat bersarang/berkumpul
•Data: representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu obyek (spt, manusia: dosen, mhs, pelanggan,dll; barang: buku, meja; peristiwa, konsep, dsb.), yang direkam baik dalam bentuk angka, huruf, teks, gambar atau suara.

Basis Data: adalah sekumpulan data yang saling ber-relasi.

Basis Data:
Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan, yang diorganisasi sedemikian rupa, sehingga kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat.
Kumpulan data yang saling berhubunganyang disimpan secara bersama tanpa adanya pengulangan (redudansi) data.
Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronik.

Sistem Basis Data:
Sistem yang terdiri atas sekumpulan tabel data yang saling berhubungan dan sekumpulan program(DBMS: Database Management System) yang memungkinkan berbagai user dan/atau program lain dapat mengakses dan memanipulasi tabel-tabel tersebut.


DBMS (Database Management System) adalah kumpulan program yang digunakan user untuk me-management database (create, maintain)

DBMS mencakup proses :

– Defining: database mendefiniskan tipe data, struktur dan batasan (constraint) dari data yang disimpan dalam database.

– Manipulating: database mencakup berbagai fungsi dan query untuk mendapatkan data yang dicari, termasuk operasi insert, update dan delete serta dalam generate report data.

– Sharing: database dapat diatur untuk dapat sharing multiple user dan program untuk mengakses database secara bersama-sama.
Fungsi yang lebih penting dari DBMSadalah proteksi dan maintain database dalam jangka panjang.
– Proteksi: mengandung system protectionyang menangani kondisi malfunction (crash) baik pada hardware ataupun software, juga mengandung security protectionyang menangani pengaksesan oleh user terlarang.
– Maintain: mengandung sistem maintaining yang selalu meningkatkan kebutuhan perubahan tiap waktu.
Jadi,Sistem Database : database dan sistem manajemen database-nya (DBMS)

Contoh DBMS:

•Dbase
•FoxPro
•Ingres
•Postgresql
•MySQL
•MS Access
•SQL Server
•Oracle
•DB2, dll

Tujuan Basis Data:

• Kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan data (speed)
• Efisiensi ruang penyimpanan (space)
• Mengurangi / menghilangkan redudansi data
• Keakuratan (Accuracy)
Pembentukan kode & relasi antar data berdasar aturan / batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data, untuk menekan ketidakakuratan saat entry / penyimpanan data.

Tujuan Basis Data :
• Ketersediaan (Avaibility)
Pemilahan data yang sifatnya pasif dari database aktif.

•Kelengkapan (Completeness)
Kompleksnya data menyebabkan perubahan struktur database.

•Keamanan (Security)
Memberikan keamanan atas hak akses data.

•Kebersamaan pemakaian (Sharability)
Bersifat multiuser.
Manfaat penggunaan DBMS :

• Controlling Redundancy
- Redundancy: duplikasi data, penyimpanan data secara berulang.
- Redudancy salah satu syarat larangandalam database relasional, karena akan menimbulkan inconsistensi data.
- Dengan controlling redundancy, selain akan meningkatkan performance query juga menjaga konsistensi data.

• Restricting Unauthorized Access
- Memberikan pengaturan hak akses / batasan akses user database

• Providing Persistent Storage for Program Objects
- Menyediakan ruang penyimpanan khusus untuk obyek-obyek program (ex. Object-Oriented Database system yang menyimpan obyek-obyek pemrograman berbasis obyek).

• Providing Storage Structures for Efficient Query Processing
- Menyediakan struktur penyimpanan yang bagus untuk efisiensi proses query.

• Providing Backup and Recovery

• Providing Multiple User Interface

• Representing Complex Relationship among Data

• Enforcing Integrity Constraints

• Permitting Inferencing and Actions using Rules
- Menyediakan actions khusus berdasarkan rules (aturan) yang telah ditetapkan dalam sistem database.

• Additional Implications of using the Database Approach
- Flexible, up-to-date data, ekonomis, dll.

Saat ini, database multimedia dapat menyimpan data gambar, video dan suara.
GIS (Geographic Information System), untuk menyimpan dan menganalisa data peta, data cuaca serta gambar satelit.
Data warehousedan OLAP (On-Line Analytical Processing), adalah sistem yang digunakan pada beberapa perusahaan untuk meng-ekstract dan menganalisa informasi yang berguna, dari database yang besar untuk kepentingan pengambilan keputusan (decision making).


JARINGAN DAN SISTEM KOMUNIKASI DATA

                 Komunikasi data, cepat atau lambat pada akhirnya akan mengarah kesuatu sistem jaringan. Hubungan komunikasi data yang paling sederhana adalah merupakan hubungan dari satu titik ketitik yang lain. Dalam hal ini hanya melibatkan satu pemancar data kesatu penerima data. Apabila hubungan ini dikembangkan dan akhirnya melibatkan penerima lainnya ataupun pemacar lainnya, maka terbentuklah sebuah jaringan komunikasi data.

                  Pengertian jaringan disini dapat diartikan sebagai suatu sistem yang terkordinir dan saling berhubungan yang terdiri atas beberapa terminal ataupun PC ataupun mini-komputer dan mainframe yang bekerja sendiri-sendiri tetapi dapat saling bertukar data ataupun saling memanfaatkan segala sumber daya yang tersedia. CPU yang ada dipusat disebut sebagai server ataupun host komputer, dan terminal yang ada juga disebut sebagai node ataupun simpul. Jaringan yang ada juga merupakan gabungan dari unsur hardware dan software sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan.

                 A. Local Area Network (LAN)
Merupakan suatu jaringan dimana peralatan-peralatan hardware dan software digabungkan untuk dapat saling berkomunikasi dalam daerah yang terbatas. LAN pada awalnya dikembangkan dikomputer mini, tetapi justru menjadi populer setelah PC banyak digunakan.

Dengan adanya sistem LAN ini maka beberapa PC yang tadinya bekerja sendiri-sendiri, pada akhirnya dapat bekerja sama dalam batas-batas tertentu, bahkan juga dengan sistem komputer yang lebih besar. Kerjasama yang dapat dilakukan juga semakin berkembang dari hanya pertukaran data sampai saling memakai peralatan yang dihubungkan dengan salah satu sistem komputer.

Akibat banyaknya merk dan jenis komputer yang beredar, maka seringkali sebuah kantor memiliki lebih dari satu merk komputer dengan pelbagai jenis dan ukurannya. Padahal kantor sangat menghendaki agar semua sistem komputer yang dimilikinya dapat saling bekerja sama, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan secara lebih efisien dan perlatan yang mahal dapat digunakan secara bersama. Hal inilah yang menyebabkan dorongan munculnya LAN.

LAN menjadi sedemikian populernya karena secara umum dapat digunakan sebagai paralatan otomatisasi kantor. Pada gambar nampak sebuah jaringan LAN yang terdiri dari empat PC yang diletakkan pada pelbagai tempat. PC yang ada disebut sebagai workstation. Setiap workstation dapat digunakan sebagai stand-allone (komputer yang berdiri sendiri), tetapi juga dapat digunakan untuk meng-access storage ataupun output devices, yang dalam hal ini disebut sebagai peripheral, yang berlokasi saling berjauhan tetapi masih dalam satu jaringan.


Manajer pada Workstation-1 dapat menggunakan software expert system yang terdapat pada server untuk menyiapkan grafik serta mencetaknya dengan ploter. Manajer 2 yang terdapat pada Workstation-2 dapat menggunakan MS-Word dan mencetaknya dengan printer biasa. LAN dalam hal ini mampu memberikan semuanya itu kepada pemakai, dan ini tentu sangat menghemat biaya.

Jaringan LAN biasanya akan terdiri atas:
- File server, berfungsi untuk mengontrol harddisk serta menghubungkannya kedalam jaringan.
- Utility server, dengan adanya peralatan ini memungkinkan untuk setiap pemakai didalam jaringan bisa menggunakan beberapa peralatan, seperti misalnya modem, ploter dan lainnya.
- Printer server, berfungsi untuk membagi peng-access-an printer kedalam jaringan sehingga bisa dimanfaatkan seluruh pemakai.
- Gateway, merupakan suatu perlatan didalam jaringan yang berguna untuk melakukan komunikasi dengan jaringan yang lain.

Sesuai dengan namanya, maka LAN hanya bisa menjangkau daerah yang areanya terbatas (local), seperti misalnya dalam satu gedung, satu departemen ataupun satu kampus (saat ini pengertian terbatas diartikan tidak lebih dari 20 km). Dan dikarenakan pendeknya jarak yang ada, maka kecepatan transmisi data menjadi sangat tinggi.
Media transmisi data yang digunakan pada LAN biasanya berupa kabel untiran seperti halnya yang digunakan pada kabel telpon, ataupun kabel koaksil yang biasanya digunakan pada televisi, ataupun kabel serat optik. Penggunaan udara sebagai media transmisi pada LAN pada saat ini belum umum digunakan. Dalam hal ini, jaringan LAN biasanya tidak memerlukan adanya modem.

Keuntungan Jaringan LAN

o Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing).
o Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (Printer Sharing).
o File-file data dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses dari semua client menurut otorisasi sekuritas dari semua karyawan, yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin.
o File data yang keluar/masuk dari/ke server dapat di kontrol.
o Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat.
o Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali.
o Komunikasi antar karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan E-Mail & Chat.
o Bila salah satu client/server terhubung dengan modem, maka semua atau sebagian komputer pada jaringan LAN dapat mengakses ke jaringan Internet atau mengirimkan fax melalui 1 modem.


               B. Wide Area Network (WAN)
Merupakan suatu jaringan yang terdiri atas dua ataupun lebih komputer dalam suatu area yang luas dan dihubungkan dengan fasilitas komunikasi seperti misalnya sistem telpon ataupun pemancar gelombang-mikro. Bentuk ini biasanya digunakan oleh perusahaan besar ataupun departemen pemerintahan. WAN (Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN dan/atau Workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun antar kantor cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah. Sistem jaringan ini dapat menggunakan jaringan Internet yang sudah ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang berada di lain kotaataupun negara.

Keuntungan Jaringan WAN

o Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang.
o Komunikasi antar kantor dapat menggunakan E-Mail & Chat.
o Dokumen/File yang biasanya dikirimkan melalui fax ataupun paket pos, dapat dikirim melalui E-mail dan Transfer file dari/ke kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang sangat cepat.
o Pooling Data dan Updating Data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan.

C. Jaringan Workgroup
Jaringan ini terdiri dari beberapa unit komputer yang dihubungkan dengan menggunakan


Salah satu cara akses basis data Visual FoxPro melalui Microsoft Office Excel 2010 adalah dengan menggunakan ODBC atau Open Database Connectivity. ODBC adalah sebuah driver middleware atau jembatan yang menjadi perantara antara program aplikasi dengan basis data. Instalasi ODBC perlu dilakukan agar program aplikasi dapat mengenali dan mengakses basis data Visual FoxPro.

http://www.macrovision.ie/webhelp/images/odbc_table1.gif

sumber gambar : 
http://www.macrovision.ie/webhelp/images/odbc_table1.gif


Berikut langkah - langkah dalam mengakses database Visual FoxPro melalui Microsoft Office Excel 2010 adalah :


Klik Control Panel\All Control Panel Items\Administrative Tools\Data Sources (ODBC)
Klik System DSN>>System Data Source (Visual FoxPro Database)>Configure

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHF5KBLS1w4oF0JeMrDtZfgXp7jpjCQjUPsJxKEF4r4waA8Ec1fKkRxDzirguJtWbjZCuv2w8eY0we731ffKiKM4vlXUimMNT2hMWr6bslvWA9LtBwn6IBLD5LyLjr83MqrwSuXr-Lfedw/s320/odbc.PNG

Sesuaikan konfigurasi akses data dengan menentukan lokasi penyimpanan database visual foxpro dengan klik Browse
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpVnWmtVnQIngzKT7tsqlWZ8UZ6KdU3N62-f7nMUbCKSnkvoPrcKEVj1OFOr1EDdBy5gYrYK-3EsgJkfPUhcCQMohtI5xFsxiy6dOusyO8W5NUL_tPu_gUoZ0LMJ3qZQZGhJ2IGClFjfjW/s320/setup+visual+foxpro.PNG
Buka Ms.Office Excel 2010 > klik Menu Data > From Other Sources > From Microsoft Query  
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvxQBMAZj9Tudei_DWJSrr7oliXdxb32QCErEtnKwrN8EsoVuoA7JxQDpjYjboZpwerHLejMPMDoVz0roFcltTlyejQ0JRqSRq0fk4YoO-ohgETKVdSWqwUm1G4PR50I3XS5F_exdrx7Tw/s320/select+source.PNG
Pilih tabel yang ingin diakses (contoh tabel customer)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjnrcVLP-msRK2dSjsfkULjwa2U4v360_5UEL0zuuSY7sVjNDPKds0zH8iGR8hupzh7FaCzaDuecjafp0YDF6qLn9W9kJj-oG9iYVIOPegaSoCBkLl9wNMVTI1rujNo-RA3KIIr4rGNT1jK/s320/select+visual+foxpro.PNG
Pilih field yang ingin di filter
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGGFjBHxtm5d7cqzyIIOajbx8gHhjE7njEbuPnKfHoRGLqlwL-X7lRDvwfAEanEmGkgHeApMkSneVZFa5wQJ3C7XrUdmUx53Akkc1lXUtFYEG3SyTjQz8loCt2VQBFVkElIWyfLl89RPD-/s320/filter.PNG
Tentukan urutan (contoh data diurutkan berdasarkan company name)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-WeSwTWzpvDINQw02ZGUWrFoI_7IqIlGbAtxtuaNhEUa9A_U8CGS3yg3I_koZ14pt-Qgehe44ZVN-1IUOsFNKxYL39B4y0I_G5ckCp6EXfO7S09QK9QqD6wfBhhGiLi90eDUEzpFoagUk/s320/sort.PNG


Pilih "Return Data to Microsoft Office Excel" > Klik Finish
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqjk1Xa8j45thpC3fP0tDQbP8GKh3z7GWhaRifpyHNH2zKI4fb1tRSGdslUm8GoqqYQSeQoqnGYDI_YW87Kz0TA8K8GEF2EuzknlX3ml3TvwnmHqlibqRUqjvm4f68vxvOwjL57E2IDTSL/s320/finsh.PNG
Klik interface "Pivot" agar repot yang ditampilkan bisa lebih dinamis
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjS4Q-qtgPLP-cnfMu40pLCNOvrkPA8mUnq_3cW0invbOSF9rPGyer12J6rZylktyg2m1X1NvLVBtRrp2WFPVoYU4WikGezXM5Z5uR1KFHlf3wOihmJ1fRitxIqTWI45c-839Pj1lKYFKjZ/s297/pivot.PNG


Inilah database visual foxpro yang diakses melalui Microsoft Office Excel 2010

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiA-Rw0uukVtNJcDUzA8PwMnXlbS75pY8xtK4eTS-rixDHOg7lQ9JBJpYxWeQeUevkoOFHYFXrSSvj5G6c7EwbCM2sb-3FNLJTBrGmBprt4ncna1BpUzt4zUWSrOMZmpVYDcS8Ynef-KCsb/s320/ok.PNG





Contoh-contoh aplikasi yang menggunakan basis data :

 1.    Microsoft SQL Server Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.

Sumber : 
http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com

2.    Visual FoxPro Visual FoxPro adalah bahasa pemrogramanberorientasi objek dan prosedural dari Microsoft. Awalnya bahasa pemrograman ini dikenal dengan nama FoxBASE yang diluncurkan oleh Fox Software pada awal 1984. Fox Technologies kemudian bergabung dengan Microsoft pada 1992 sehingga di depan nama FoxBASE ditambahkan awalan "Visual". Versi terakhir FoxPro (9.0) dapat berjalan pada sistem operasi Mac OS, DOS, Windows, dan Unix. Visual FoxPro 3.0, versi "Visual" pertama, akhirnya tersingkir karena hanya mendukung Mac OS dan Windows, dan versi berikutnya hanya mendukung Windows saja. Versi terkini Visual FoxPro adalah berdasarkan teknologi COM dan Microsoft telah menyatakan bahwa mereka tidak berniat untuk menciptakan versi Microsoft .NET.

Sumber : 
http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com

3.    Firebird Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSISQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird di diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland.

Sumber : 
http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com

4.    Basis data Oracle Basis data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform). Basis data Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya bernama Software Development Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Pada tahun 1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle Corporation sampai sekarang.

Sumber : 
http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com

5.    SQLite SQLite merupakan sebuah sistem manajemen basisdata relasional yang bersifat ACID-compliant dan memiliki ukuran pustaka kode yang relatif kecil, ditulis dalam bahasa C. SQLite merupakan proyek yang bersifat public domain yang dikerjakan oleh D. Richard Hipp. Tidak seperti pada paradigma client-server umumnya, Inti SQLite bukanlah sebuah sistem yang mandiri yang berkomunikasi dengan sebuah program, melainkan sebagai bagian integral dari sebuah program secara keseluruhan. Sehingga protokol komunikasi utama yang digunakan adalah melalui pemanggilan API secara langsung melalui bahasa pemrograman. Mekanisme seperti ini tentunya membawa keuntungan karena dapat mereduksi overhead, latency times, dan secara keseluruhan lebih sederhana. Seluruh elemen basisdata (definisi data, tabel, indeks, dan data) disimpan sebagai sebuah file. Kesederhanaan dari sisi disain tersebut bisa diraih dengan cara mengunci keseluruhan file basis data pada saat sebuah transaksi dimulai.

Sumber : 
http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com

6.    MariaDB MariaDB merupakan versi pengembangan terbuka dan mandiri dari MySQL. Sejak diakuisisinya MySQL oleh Oracle pada September 2010, Monty Program sebagai penulis awal kode sumber MySQL memisahkan diri dari pengembangan dan membuat versi yang lebih mandiri yakni MariaDB. MariaDB adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basisdata relasional (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan MariaDB, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial.

Sumber : 
http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com

7.    SQL Server Database Storage Engine buatan Microsoft. Engine ini berbayar, akan tetapi Microsoft juga menyediakan yang versi gratisan (Express Edition). Karena buatan dari Bos Bill Gates maka Engine ini hanya bisa dijalankan di sistem operasi Windows saja (monoplatform). Keamanan datanya sudah lumayan. Kapasitas penyimpanan datanya tidak mencapai Tera Byte, sehingga sudah mampu untuk diterapkan di aplikasi besar. SQL Server banyak bermain di Memori untuk processing. Untuk bacup data Ms SQL banyak extensinya ada extensi .MDB, .BAK, .file.

Sumber : 
http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com

8.    Microsoft Access Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis datakomputerrelasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna.

Sumber : 
http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com

9.    PostgreSQL PostgreSQL adalah sebuah sistem basis data yang disebarluaskan secara bebas menurut Perjanjian lisensi BSD. Piranti lunak ini merupakan salah satu basis data yang paling banyak digunakan saat ini, selain MySQL dan Oracle. PostgreSQL menyediakan fitur yang berguna untuk replikasi basis data. Fitur-fitur yang disediakan PostgreSQL antara lain DB Mirror, PGPool, Slony, PGCluster, dan lain-lain.

Sumber : 
http://andryemos.blogspot.com/2011/12/contoh-software-database.html
andryemos.blogspot.com

 10.    MY SQL MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis dataSQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.









Demikianlah yang dapat kami sampaikan mengenai materi yang menjadi bahasan dalam makalah ini, tentunya banyak kekurangan dan kelemahan kerena terbatasnya pengetahuan kurangnya rujukan atau referensi yang kami peroleh hubungannya dengan makalah ini Penulis banyak berharap kepada para pembaca yang budiman memberikan kritik saran yang membangun kepada kami demi sempurnanya makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis para pembaca khusus pada penulis.   Aamiin